Kamis, 04 Desember 2008

JAWABAN SOAL UTS PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II TA 2008-2009

1. Pubertas berasal dari bahasa latin, yaitu pubus (bulu-bulu halus)

Masa Pubertas adalah: Suatu masa di mana terjadi kematangan seksual yang menunjukkan organ-organ reproduksi mulai berfungsi (matang).

Terjadinya pubertas lebih cepat pada wanita daripada laki-laki karena wanita dalam perannya sebagai ibu sudah jelas dibandingkan laki-laki.

(Nilai 10)

2. Salah satu ciri pubertas adalah emosi yang meninggià Kemurungan, merajuk, ledakan amarah dan kecendrungan untuk menangis karena hasutan yang sangat kecil, merupakan ciri-ciri bagian awal pubertas. Pada masa ini anak akan menjadi khawatir, gelisah, cepat marah (Nilai 10)

3. Kedudukan remaja ditinjau dari segi hukum pidana maupun hukum perdata : Hukum perdataà Batas usia 21 tahun (kurang dari 21 tahun asalkan sudah menikah) untuk menyatakan kedewasaan seseorang. Di bawah usia tersebut seseorang masih membutuhkan wali (orang tua) untuk melakukan tindakan hukum perdata (misalnya mendirikan perusahaan atau membuat perjanjian di hadapan pejabat hukum.

Hukum Pidanaà Anak-anak yang berusia kurang dari 18 tahun, masih menjadi tanggung jawab orang tuanya kalau ia melanggar hukum pidana. Tingkah laku mereka yang melanggar hukum (misalnya mencuri) belum disebut sebagai kejahatan (kriminal) melainkan hanya disebut sebagai “kenakalan”

Kalau kenakalan anak tersebut sudah membahayakan masyarakat dan patut dijatuhi hukuman oleh negara dan orang tuanya tidak mampu mendidik anak tersebut lebih lanjut, maka anak itu menjadi tanggung jawab negara dan dimasukkan ke lembaga pemasyarakatan khusus anak-anak (di bawah Departemen Kehakiman) atau dimasukkan ke lembaga-lembaga rehabilitasi lainnya.

Jika usia seseorang sudah di atas 18 tahun, jika melakukan pelanggaran hukum pidana, akan dikenai sanksi hukum pidana (dimasukkan ke dalam lembaga pemasyarakatan). (Nilai 15)

4. Kenakalan remaja disebabkan oleh antara lain, kurang harmonisnya keluarga, orang tua yang terlalu sibuk, hubungan yang kurang harmonis antara orang tua dan anak…..

Perilaku anak nakal dapat digolongkan menjadi 4 kategori:

  1. Perilaku menyakiti diri sendiri atau orang lain, misalnya mencelakan atau menyerang orang lain, merusak diri sendiri dengan narkoba.
  2. Merusak atau menyalahgunakan benda-benda, misalnya mencuri, merampok, memeras, membunuh dan sebagainya.
  3. Menolak untuk taat kepada peraturan
  4. Melakukan perilaku yang membahayakan diri sendiri atau orang lain seperti ngebut, pelanggaran seksual, membawa senjata api tanpa izin, membawa senjata tajam (Nilai 20)

5. Tugas Perkembangan adalah rangkaian tugas-tugas yang berupa kecakapan, keterampilan, Pola-pola perilaku yang harus dipenuhi setiap individu pada tiap tahap kehidupan (Nilai 15)

Tugas Perkembangan Masa Remaja:

1. Mencapai hubungan yang lebih matang dalam berhubungan dengan teman dari kedua jenis kelamin baik yang sebaya atau tidak. Tujuannya adalah untuk mengetahui hal ihwal lawan jenis dan bagaimana harus bergaul dengan mereka.

2. Mencapai peran sosial yang matang sesuai dengan jenis kelamin

3. Menerima keadaan fisiknya sendiri dan memanfatkan keadaan tersebut secara efektif

4. Mencapai kemandirian secara emosi baik pada orang tua atau orang dewasa lainnya.

5. Mencapai jaminan atau kemandirian ekonomi

6. Memilih dan menyiapkan suatu pekerjaan

7. Mempersiapkan perkawinan dan kehidupan berumah tangga

8. Mengembangkan konsep-konsep dan kemampuan intelektual yang diperlukan untuk hidup di masyarakat

9. Mempunyai kemampuan dan kemauan bertingkah laku sosial dan bertanggung jawab

10.Mengembangkan sistem nilai dan etika sebagai pedoman bertingkah laku

6. Masa Remaja sebagai masa mencari identitas: Identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya, apa peranannya dalam masyarakat, apakah ia masih anak-anak atau seorang dewasa, apakah nanti ia akan dapat menjadi seorang suami atau ayah, apakah ia akan berhasil atau gagal. (Nilai 10)

7. a. Bulimia à Penderita Bulimia cenderung senang mengkonsumsi makanan yang mereka sukai. Mereka makan berlebihan untuk memuaskan keinginan mereka namunselanjutnya mereka memuntahkan kembali hingga tidak ada makanan yang tersisa. Dengan demikian mereka akan terhindar dari kegemukan, tanpa harus menahan keinginan mereka untuk makan (Nilai 5)

b. Anorexia nervosa à aktivitas untuk menguruskan badan dan mengurangi berat badan dengan melakukan pembatasan makan secara sengaja dan melalui kontrol yang ketat. (Nilai 5)

c. Self objectification à Self objectivication (Kemampuan untuk melihat diri sendiri secara objektif)

Hal ini ditandai dengan:

· Kemampuan untuk mempunyai wawasan tentang diri sendiri (Self insight)

· Kemampuan untuk menangkap humor (sense of humor)

· Tidak marah jika dikritik

· Pada saat yang diperlukan ia bias melepaskan diri dari dirinya sendiri dan meninjau dirinya sendiri sebagai orang lain (Nilai 5)

d. Tahap Sensori Motor : Masa ketika bayi mempergunakan sistem penginderaan dan aktivitas motorik untuk mengenal lingkungan. Bayi memberikan respons atas rangsangan yang diterima dalam bentuk refleks. Refleks ini berkembang lagi jadi gerakan­-gerakan yang lebih matang. (Nilai 5)

Tidak ada komentar: